Merdeka! Pejuang Wanita di Era Digital dan Senjata “Traveling”-nya.

Aktivitas melancong; berpindah dalam satu tempat ketempat lainnya dengan berbagai alasan, seperti bisnis, liburan, dan sebagainya. Aktivitas traveling kebanyakan dianggap sebagai hobi ketimbang pekerjaan. Sebuah hobi bisa menjadi mata pencaharian tergantung dari cara seseorang memanfaatkan peluang dan kemampuannya dalam mengolah hal tersebut. Yusni Mustafa adalah sosok wanita inspiratif yang mengangkat traveling sebagai tema sebuah konten video untuk dinikmati netizen. Selain di Indonesia, beberapa karyanya dibuat di negara lain seperti Jepang, India, Filipina, Hong Kong, dan Nepal.

Perjalanan menempuh karir yang digeluti wanita inspiratif ini berawal dari rasa penasaran yang menjadi trigger untuk memulai proses pembuatan karya dari alat – alat sederhana, dengan harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibanding alat – alat profesional. Kuncinya adalah mampu berusaha untuk mengatasi berbagai kesulitan yang dialami saat berhadapan dengan alam. Mise en scene yaitu warna, transisi, audio, acting, pencahayaan dan editing termasuk dalam elemen – elemen pembentuk karya visual berkualitas. Sementara alam luar merupakan tempat dimana cuaca dan kondisi sekitarnya dibuat sang pencipta untuk menjadi hal yang tidak bisa diatur manusia dan selalu berubah – ubah. Oleh karena itu diperlukan skill untuk bisa memprediksi alam serta membuat rencana konsep yang bisa menyesuaikan alam tersebut. Seiring berjalannya waktu, skill yang berkembang akan menghasilkan karya yang berkualitas dan diikuti pula oleh pemasukan dana yang semakin cukup, sehingga pada akhirnya alat – alat profesional yang harganya mahal bisa dijangkau.

Menanggapi tren anak muda dalam membuat video travel sinematik yang marak di sosial media, Yusni turut bersuka cita. Menurutnya tren ini muncul dari banyaknya anak muda yang aktif di sosial media dan mengikuti para travel entusiast baik dari dalam negeri maupun luar negeri yang mampu membuat video sinematik luar biasa. Juga dengan banyaknya anak muda yang berlomba – lomba menghasilkan video menarik untuk diunggah ke sosial media, sekarang lebih memperhatikan berbagai persiapan matang sebelum melakukan perjalanan.

“Untuk creator muda, jika kalian merasa punya jiwa di video, mari kita sama-sama belajar untuk membuat konten video yang bagus dan menarik! Jangan selalu berpatokan dan berpikiran konten yang bagus karena ada alat yang mendukung! Itu sama sekali tidak berpengaruh, karena kita bisa membuat video dari alat seadanya, yang paling penting kemauan dan komitmen dari kalian untuk mau berkembang. Dan untuk wanita jangan takut untuk bersaing dengan para pria karena kita juga bisa membuat konten video sinematik yang menarik!”, imbuh Yusni Mustafa dalam wawancara eksklusif kami.

Woman on Profile.

Name: Yusniarti Mustafa

Date of Birth: June 25th 1990

Location: Jakarta

Nationality: Indonesia

Education: Bachelor in Economics at University of Gorontalo

Leave a Reply